Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

25 Desainer Kota Malang Unjuk Karya di Depan Wali Kota

Malang Kota, Liputan7news.com – Sebanyak 25 finalis Dekranasda Fashion Competition 2021 bersaing ketat untuk menjadi yang terbaik. Sebelumnya, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang telah menyeleksi dari 189 peserta menjadi 25 peserta yang masuk menjadi grand finalis dan ditampilkan di Gedung Kartini, Kota Malang.

 

Para peserta kompetisi ini menampilkan berbagai jenis karya desainer Kota Malang. Ke-25 grand finalis itu adalah Cindy Febriana dari Universitas Negeri Malang, Afilia Nurul Sifa, Farda Nur Maulana, Nadia Atha Syakirah dari SMK Negeri 3 Malang, Vivi Kurniawan dari Universitas Negeri Malang, Audi Zakki Arisdi dari SMK Negeri 3 Malang, Arfina Zulfa Azzahra dari SMK Negeri 3 Malang, Wang Singley Viriya dari SMK Negeri 3 Malang, Aiman Wijaya dari Universitas Negeri Malang, Rhadinta Awwalidya dari SMK Negeri 3 Malang.

 

Selanjutnya ada Tinka Carrisa dari SMK Negeri 3 Malang, Az-Zahra Nur Anisa dari Universitas Negeri Malang, Yudha Erfiana Furry, Helvica Muda Tilova dari SMK Negeri 3 Malang, Diva Aulia Putri, Shofianti Pratiwi dari Universitas Negeri Malang, Kidung Kinanti dari SMK Negeri 3 Malang, Humahira Naila Sakhi dari SMK Negeri 3 Malang, Aurelia Vika Anggun dari SMK Negeri 3 Malang, Yona Oktavianti, Yusnani Dwiana, Zahra Esya Adinda Adari SMK Negeri 3 Malang, Didan Alfin Ardiansyah dari SMK Kartika IV-I Malang, Nabila Putri Amalia dari SMK Negeru 3 Malang, dan Tasha Nur Luansa.

 

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengapresiasi kerja keras Dekranasda Kota Malang yang bekerja sama dengan Diskopindag Kota Malang. Sehingga bisa memunculkan potensi warga Kota Malang di bidang fesyen. Menurutnya, pada tahun 2022 nanti Kota Malang akan menjadi kiblat fesyen dunia.

 

“Kota Malang telah dua kali berturut-turut menjadi Kabupaten/Kota (KaTa) Kota Kreatif, yakni 2019 dan 2020. Hal ini membuktikan bahwa kreativitas warga Kota Malang sangat luar biasa,” ujar Wali Kota Sutiaji.

 

Oleh karena itu, kata dia, Dekranasda Kota Malang sudah waktunya menggali berbagai potensi yang ada di Kota Malang. Tujuannya untuk meningkatkan pendapatan perkapita warga Kota Malang. Menurutnya, ‘Salam Satu Jiwa’ yang dimiliki arek Malang bukan hanya sekadar slogan. Tapi salam itu bisa diterjemahkan bahwa Kota Malang itu suka bekerja sama dengan semua pihak dalam memberdayakan warganya.

 

“Meski di tengah pandemi Covid-19, Kota Malang masih bisa bangkit dengan berbagai ekonomi kreatifnya. Saat ini, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Malang naik menjadi 82,04 persen. Hal ini menunjukkan ada peningkatan dari tahun 2020 sebesar 81,45 persen,” sambungnya.

 

Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang Muhammad Sailendra, ST., MM mengatakan, kegiatan ini adalah kerja sama antara Dekranasda Kota Malang dengan Diskopindag Kota Malang. Tujuannya untuk menggali potensi anak-anak muda Kota Malang di dunia fesyen.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, karena acara ini sangat diminati oleh warga Kota Malang. Buktinya ada 189 desainer yang mengikuti kompetisi ini, kemudian kami saring untuk menjadi grand finalis menjadi 25 desainer,” ujar Sailendra. Selanjutnya, kata dia, 25 desainer itu diberikan pembekalan untuk menampilkan busana terbaiknya pada acara Dekranasda Fashion Competition 2021. Ia berharap dengan kompetisi ini lebih banyak lagi warga Kota Malang yang menyalurkan kreativitasnya di dunia fesyen.

 

Juara I Cindy Febriana, juara II Rhadinta Awwalidya, juara III Farda Nur Maulana. Sedangkan juara harapan I Humahira Naila Sakhi, juara harapan II Afilia Nurul Sifa, dan juara harapan III Yudha Erfiana Furry. (dw surya)

Share:

Tinggalkan Balasan