Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Akibat Kelola Lahan Diluar HGU, Garbeta Gelar Unjuk Rasa

ANGGOTA GARBETA SEDANG DISKUSI

BENGKULU- Aktivitas PT. SIL (Sandabi Indah Lestari) menjadi sorotan masyarakat dan ormas Gerakan Rakyat Bela Tanah Adat (GARBETA), diduga kelolah lahan di luar izin Guna Usaha (HGU) Dan perusakan lingkungan di daerah aliran sungai me jadi fokus garbeta akan sampaikan di saat aksi damai 28 mei 2024 di depan kantor Gubernur Bengkulu. Ini disampaikan kordinator lapangan aksi yang juga ketua DPC ormas Garbeta Kabupaten Bengkulu Utara saudara Sandri kepada awak media via telpon.

Ketua DPC GARBETA kabupaten Bengkulu Utara menyampaikan, besok Selasa 28 mei 2024 kita akan lakukan. Aksi damai di depan kantor gubernur Bengkulu, bersama masyarakat kita minta agar gubernur bersikap adil terhadap masyarakat, jangan masyarakat yang berkebun di kawasan saja yang di tangkap oleh aparat, kenapa perusahaan yang jelas jelas kelolah lahan di luar HGU tidak di tangkap, ini tidak adil, ungkap nya dengan tegas.

Selain itu Sandri juga sampaikan bahwa PT. SIL juga sudah merusak lingkungan terutama DAS (Daerah aliran sungai), kita dari garbeta sudah lakukan penghijauan di DAS wilayah HGU PT. SIL , tetapi setelah kami cek beberapa hari kemudian di rusak (cabut), itu diduga dilakukan karyawan perusahaan, jelasnya (*)

Share:

Tinggalkan Balasan