Bupati Malang Hadiri Livestock Agribusiness Festival 2021

Kepanjen Malang, Liputan7News.com – Bupati Malang Drs.H.M Sanusi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Malang Hj. Anis Zaidah Sanusi hadir dalam acara Livestock Agribusiness Festival 2021 yang diselenggarakan oleh Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Hewan. Acara yang diselenggarakan pada Selasa (16/11) ini bertempat di Pendopo Kabupaten Malang tepatnya di Jln. Panji 158 Kepanjen. Turut hadir dalam acara ini Wakil Ketua TP PKK Hanik Didik Gatot Subroto, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang Hj. Hanik Wahyu Hidayat, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang Nurcahvo, S.H, M.Hum, Kepala Dinas Peternakan Prov. Jatim, Jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Malang, Para pejabat di Wilayah Kabupaten Malang dan Peserta Livestock Agribusiness.

Dapat diketahui bersama bahwa Sumber protein hewani merupakan salah satu protein yang dibutuhkan oleh tubuh kita dan saat ini telah banyak sekali ragam olahan produk hewani yang dapat kita jumpai di pasaran. Dan hari ini dalam Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Malang Ke-1261, Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan ide kreatif dan inovasi / dalam hal produksi dan pengolahan bahan asal hewan yang dikemas dalam acara “LIVESTOCK AGRIBUSINESS FESTIVAL TAHUN 2021”

Dalam sambutannya Bupati Malang menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, sehingga kegiatan Livestock Agribusiness Festival Tahun 2021 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1261 Kabupaten Malang Tahun 2021 dapat diselenggarakan,”Semoga upaya positif ini dapat menjadi wadah strategis dan menjadi agenda rutin, dalam rangka untuk mendorong partisipasi masyarakat untuk berkreasi menciptakan olahan dengan bahan utama protein hewani,” ucap Bupati Malang. Livestok Agribusiness merupakan rumah besar bagi Dinas Peternakan dan Dinas Kesehatan Hewan Kabupaten Malang yang dibagi menjadi 2 Kategori yaitu Livestock Culinary Competition yang diikuti oleh peserta dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang dan livestock Product Fair yang di ikuti oleh 51 produsen olahan kering dari bahan asal ternak di wilayah Kabupaten Malang.

Kabupaten Malang memiliki potensi peternakan yang cukup signifikan dalam mendukung Provinsi Jawa Timur sebagai penyedia produk peternakan tertinggi se-Indonesia. Secara khusus untuk sektor peternakan di Kabupaten Malang, didominasi produksi sapi perah, sapi potong, kambing dan ayam ras potong serta ayam petelur. Di tahun 2020 produktivitas hasil ternak di Kabupaten Malang sendiri mampu menghasilkan 45.432 Ton Daging, 48.023 Ton Telur, dan 161.544 Ton Susu.

“Potensi tersebut turut mewarnai perkembangan sektor peternakan di Kabupaten Malang. Dimana saat ini peternakan hulu yang fokus untuk meningkatkan budidaya hewan ternak, sudah mulai diikuti pula dengan peternakan hilir, sehingga produsen olahan hasil peternakan juga semakin menjamur, seiring dengan berkembangnya berbagai potensi lain di Kabupaten Malang, baik pertanian, perikanan maupun pariwisata,” papar Bupati Malang dalam sambutannya.

“Peternak dan semua pelaku usaha yang berkecimpung di bidang ini harus berdaulat, terus bersemangat untuk mengoptimalkan kemampuan, dan memanfaatkan potensi yang ada dengan sebaik-baiknya sehingga dapat berkompetisi di era global. Mudah-mudahan dengan diselenggarakannya event seperti ini mampu menggerakkan sektor ekonomi kreatif, sekaligus mendorong kreasi produsen olahan ternak di Kabupaten Malang, agar kuliner lokal juga semakin bervariatif, dan menjadi daya tarik khas Kabupaten Malang” ucap Bupati Malang saat ditemui awak media.(Dwi Suryono)

Tinggalkan Balasan