Mobil Tim Nakes Selupangkan Amlas, Saat Menuju Desa Saly, Lebo, Dalam Rangka vaksinasi Serentak

(Polres Mamuju Tengah) Liputan7news.com Hari ini Vaksin Serentak Di Kab Mamuju Tengah, Menuju Desa Salo’lebo terjadi insiden Mobil Yang Ditumpangi Tim Nakes PKM Salupangkang Amblas Menuju Tempat Vaksin, meskipun terjadi kendala namun Tim Nakes tetap semangat terlebih melihat antusias Warga yang ingin di vaksin hari ini. Sabtu (27/11) pukul 10.00 wita

Pamatwil PKM Salupangkang IPDA Baktiar bersama anggota Balai Kesehatan Tradisional Makassar (BKTM) Desa Salupangkang Brigadir Polisi (Brigpol) mitra Palute dan Brigadir Dua (Bripda) Nur Fadli BKTM Desa Salu’lebo Polsek Topoyo, Melaksanakan kegiatan monitoring sekaligus pengamanan pelaksanaan Vaksin Serentak di Kabupaten Mamuju Tengah tepatnya di desa Salule’bo Kecamatan. Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanan kegiatan penyuntikan Vaksinasi kepada warga masyarakat guna mencegah terjadinya kerumunan massa dan hal-hal yang tidak diinginkan dengan pelaksanaan sesuai dengan Prosudur (SOP) dengan menggunakan masker, Cuci tangan dan jaga jarak.

Vaksin ini diberikaan kepada semua warga masyarakat yang memenuhi persyaratan mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis di didesa Salule’bo Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah.

Kegiatan diawali dengan pendaftaran yang dilakukan oleh petugas medis setempat kemudian screaning guna mengetahui kondisi kesehatan yang akan divaksinasi dan dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin kepada peserta, setelah suntik Vaksin dilakukan kegiatan observasi selamat 30 menit di ruang khusus guna mengetahui reaksi setelah di vaksin selanjutnya di persilahkan untuk pulang kerumah masing-masing.

Ny Miyasih (45), salah satu peserta vaksinasi warga Desa Salu’lebo mengaku sangat gembira adanya gerai vaksinasi di puskesmas Salupangkang, karena desa kami susah untuk dijangkau dan tidak ada jaringan.

Saya sangat senang sekali, sudah bisa vaksin. Bahkan, warga yang lain pun sama, agar semuanya dapat hidup sehat dan terhindar dari Covid-19,” tuturnya

“Banyaknya peserta yang datang untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 berarti animo masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi cukup tinggi. Ucap Baktiar

Seperti diketahui, vaksin ini tidak 100 persen mencegah Covid-19, tetapi sarana membentengi agar ketika vaksin masuk ke dalam tubuh, kekebalan tubuh tetap terjaga saat virus berusaha masuk ke tubuh, sehingga meski sudah divaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan Covid-19.

“Semoga setelah herd immunity terbentuk, keterpurukan yang terjadi selama pandemi Corono Virus Disease (Covid-19) ini bisa segera hilang dan kembali normal,” pungkas Baktiar

Pewarta/ Rudi.Tendean

Tinggalkan Balasan