Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pembangunan Jalan di Desa Batu Kalung Rampung, Warga Apresiasi Meski Ada Kekurangan

KEPAHIANG – 24 Februari 2024 Pembangunan Jalan di Desa Batu Kalung Rampung, Warga Apresiasi Meski Ada Kekurangan Batu Kalung – Pembangunan jalan di Desa Batu Kalung telah selesai dan mendapat apresiasi dari warga setempat. Proyek ini dikerjakan secara swakelola oleh masyarakat desa sebagai bagian dari program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur sekaligus memberdayakan tenaga kerja lokal. Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan rasa syukurnya atas rampungnya pembangunan jalan ini.

“Kami sangat senang karena jalan ini kini lebih mudah dilalui, terutama saat musim hujan. Dengan adanya pembangunan ini, aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar,” ujarnya kepada tim Liputan 7News. Namun, beberapa warga mengakui bahwa ada kekurangan dalam pengerjaan karena proyek ini tidak
melibatkan tenaga teknisi ahli. Hal ini menyebabkan beberapa bagian jalan belum sepenuhnya sempurna.

“Kami sadar bahwa ada beberapa bagian yang mungkin kurang rapi atau tidak sekuat jika dikerjakan oleh teknisi profesional. Namun, karena ini dikerjakan oleh warga sendiri, kami tetap bersyukur karena manfaatnya sudah terasa,” tambah seorang warga lainnya. Menepis Isu Korupsi dalambPembangunan Di tengah selesainya pembangunan jalanbini, sempat beredar isu terkait dugaanbpenyimpangan dana dalam proyek ini.bNamun, setelah dilakukan penelusuranblebih lanjut, tidak ditemukan bukti yang mengarah pada tindakan korupsi. Kepala Desa Batu Kalung menegaskan
bahwa pembangunan ini telah dilakukanvsesuai prosedur dan transparan.

“Semua anggaran pembangunan sudah digunakanvsesuai peruntukannya. Kami juga melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pengerjaan agar tidak ada kecurigaan terkait penggunaan dana,” ujarnya.

Pihak desa juga mengundangvmasyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan dan evaluasi hasil pembangunan. Warga yang merasa ada kekurangan dipersilakan menyampaikan masukan agar ke depan pembangunan
bisa lebih maksimal. Sejumlah warga yang sempat mendengar isu negatif pun akhirnya memahami bahwa proyek ini dilakukan dengan niat baik.

“Awalnya kami sempat
ragu karena ada yang bilang anggarannya tidak jelas, tapi setelah melihat langsung prosesnya, kami yakin bahwa tidak ada korupsi. Hanya saja, ke depan, mungkin perlu lebih banyak tenaga ahli agar
hasilnya lebih maksimal,” ujar seorang warga lainnya. Tim Liputan 7News akan terus memantau perkembangan infrastruktur desa untuk memastikan setiap proyek benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan berjalan dengan transparan. – Eko Suwito)

Share:

Tinggalkan Balasan