PK5 CPI Lego-Lego Minta Pemprov Sulsel Memikirkan Nasibnya

Makasar-Liputan7news.Com Nasib pedagang kaki lima (PK5) di lokasi Center Point Of Indonesia (CPI) Mesjid 99 Kubah di Lego-Lego Pantai Losari masih belum ada ketetapan pemindahan lokasi jualan.

Saat ini terlihat baliho larangan untuk tidak berjualan di sekitar lokasi Lego-Lego Pantai Losari masih terpasang.

Sejumlah PK5 yang berada di lokasi Lego-Lego Pantai Losari mengharapkan keterlibatan Pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap kejelasan nasibnya.

Menurut Penasehat Pemuda Mariso, Pak Cakra mengatakan, sejumlah pedagang kaki lima (PK5) warga Jalan Rajawali kota Makassar, saya dalam hal ini ikut mendampingi sejumlah PK5 saat diundang rapat oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Plt Gubernur Sulsel, Kamis (11/11/2021).

Saat rapat tersebut dihadiri oleh Kepala Satpol PP, Kepala Biro Hukum, Biro Aset dan Biro-Biro yang lainnya. Kami mengusulkan 93 warga kami yang terdaftar di PK5, akan tetapi pihak staf Plt Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan mengatakan kami cuman di fasilitasi 60 pedagang kaki lima.’ungkap Cakra.

Saya pikir itu sudah lebih dari cukup, karena yang diatas tanyakan nanti kita yang tertibkan sendiri, sesuai hasil kesepakatan saat rapat digelar.

“Pemprov Sulsel memfasilitasi 60 PK5, sehingga sejumlah PK5 tetap berjualan, walaupun bentuknya nanti yang ditata oleh pemerintah, kita akan mengikuti karena pemerintah yang mengatur demikian,”jelas Cakra.

Sementara itu salah satu pedagang mengatakan, sejak sebulan yang lalu saat kita dipanggil Satpol PP Provinsi Sulsel, katanya kami disuruh berhenti jualan dengan alasan yang belum jelas.

“Saya tidak mengetahui alasannya apa, kita butuh makan untuk kebetuhan sehari-hari,”jelas PK5 yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sejumlah pedagang PK5 di Lego-Lego CPI akan segera berpindah ke taman BPJS Lego-Lego Pantai Losari, sesuai dengan perintah rapat kemarin yang hasil keputusan rapat dan itu dihadiri oleh semua pejabat-pejabat Pemprov Sulsel.

Sesuai hasil rapat pada beberapa hari yang lalu, sudah disepakati oleh pedagang untuk menerima box jualan sebanyak 20 untuk PK5 agar tidak terlihat kumuh. Namun sampai saat ini belum terlaksana dan timbul lagi polemik baru untuk dilarang pedagang kaki lima untuk berjualan di sepanjang lokasi Lego-Lego CPI tersebut.

Untuk itu, PK5 berharap kepada Pemprov Sulsel untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi, dimana pedagang mengharapkan keterlibatan pemerintah untuk mengatur dan memberi Tempat sesuai yang dijanjikan sebelumnya atau menata kembali PK5, khususnya untuk PK5 yang berdomisili di sekitar Jalan Rajawali agar dapat kembali melakukan aktivitasnya di Lego-Lego CPI Pantai Losari kota Makassar.

Tim Pewarta

Tinggalkan Balasan